Umm… Judulnya “SIANG~MALAM” Kayaknya…!?!
Dah pagi tapi masih aja belum bisa tidur. Obrak-abrik lemari, lintasi sederetan buku… nemu buku curhatan berdua ma adek dolo (Neh buku berpindah tangan tiap kali adek atw saya membutuhkan buku curhat ini. Jadi saat Qta butuh… ada atw G adanya salah seorang dari Qta, tetap bsa komunikasi!). Buka lembar sana-sini… Nemu tulisan ini :

28 April 2005
SIANG~MALAM
Hidup ini seperti roda
Seperti bumi dan langit
Seperti tinggi dan rendah
Seperti panas dan ujan
Seperti siang dan malam
Hidup seperti roda yang selalu berputar. Kadang kita berada di atas, kadang kita ada di bawah, dan terus berputar hingga waktuNya berhenti.
Hidup ini seperti bumi dan langit. Ketika berada di langit, kita akan merasa seperti sedang berada di awang-awang, terbang, melayang seakan kita merasa ringan hingga kita lupa bahwa bisa saja kita jatuh saat itu juga ke bumi.
Hidup itu layaknya tinggi dan rendah. Berasa rendah jika tak dapat meraih apa yang ada di atas kita, dan berasa tinggi jika sudah mencapainya dan lupa kalau kita pernah berada di tempat yang rendah.
Hidup bak panas dan hujan. Ketika panas kita merasa bahwa cerah datang kepada kita dan kita akan mengingat bahwa panas adalah sebagian proses menuju hujan, dimana kemudian akan mendung, awan menutup matahari yang menyinari dengan teriknya dan akan meneteskan air-air-Nya, layaknya seorang yang sedih sedang meneteskan air matanya.
Dan hidup ini seperti siang dan malam. Dimana siang yang dengan sinar matahari-Nya menerangi seluruh bumi bahkan seluruh benda di ruang angkasa, layaknya hati bersinar yang mendapatkan cahaya terang menuntun langkah ke arah yang benar, yang dapat kita lalui dimana hanya terdapat kebahagiaan semata. Tetapi malam tak dapat kita hindari. Hari terasa gelap dan tak dapat menuntun langkah tanpa bayang-bayang kebahagiaan yang selalu menghantui dan merasa resah apabila siang tak kunjung datang.
Tapi ku percaya, kala malam, bumi, rendah, hujan dan roda yang berputar ke bawah ada… pasti ku yakin bahwa langit, tinggi, panas dan roda yang memutar ke atas, bahkan siangpun pasti akan datang juga.
-Hati yang berada dalam gelapnya malam-
Setelah baca ini… Jadi nyengir sendiri. Coba mengingat kira-kira saat itu ku ngalamin apa yak… sampai nulis kayak gthu. Mana tulisan di sana-sini banyak yang gak sesuai dengan lawan katanya, aneh dan lucu aja. Tetapi tetap aja… setelah ku baca, semangat yang ada.
Key… ngetik proposal lagi agh… nanti kira-kira nemu tulisan yang dolo seperti apa lagi yak…?!?
